Friday, July 24, 2015

Muslimah, jangan lupa bahwa dirimu berharga

Sumber: Google
Berangkat dari ketidaknyamanan saya menyaksikan maraknya perempuan islam yang semakin berani untuk mempublikasikan kecantikan, mengeraskan suara, memperbanyak bicara dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dengan nada centil dalam obrolan yang tidak penting, akhirnya saya memberanikan diri menulis ini. Mencurahkan segala keluh akan hal tersebut. Karena sudah sejak lama ingin menulis ini, namun terhambat perlawanan “memang aku sudah sepintar apa dalam hal agama?”, “tanpa disadari aku juga pernah dan mungkin akan berlaku seperti itu?”, tapi setidaknya dengan menulis ini dan ada yang membaca ini, nantinya akan ada yang mengingatkan jika memang saya berlaku begitu. Entah itu kamu yang sedang membaca tulisan ini, atau diri saya sendiri yang mengingatkan.
Disini saya hanya akan memberikan pemaparan mengutip dari beberapa narasumber yang saya pernah ikuti. Saya pernah ikut seminar kemuslimahan bersama teh Maimun (dosen Fikom Unpad), katanya begini “Perempuan itu cantiknya hanya untuk Dia dan dia. Laki-laki itu liat wajah aja udah ‘sesuatu’, apalagi kalau ga ditutup auratnya. Tidak usah berniat berpenampilan supaya dipuji manusia. Maka dari itu LABUHKAN JILBABMU SAMPAI MENUTUP DADA, pakai pakaian yang ga ketat. Yang menutup aurat, bukan yang membungkus aurat”. Kalau kata Ust. Felix “Islam itu didominasi oleh kaum perempuan, karena itulah mengapa kaum yahudi berusaha menjajah islam di area akhlak para muslimah. Kenapa muslimah? Selain karena islam didominasi perempuan, pun karena muslimah ibarat tanah yang nantinya akan menghasilkan tanaman, yang jika tanah itu baik maka baik pula lah tanaman yang tumbuh. Namun jika tanahnya kacau, maka jelek pula lah tanamannya.”
Siapalah saya yang berani-berani menulis ini. Namun karena sayang, pun sedang berusaha untuk menjadi yang lebih baik. Dan saya tidak mau sendiri dalam perbaikan ini :)
Muslimah, jangan lupa bahwa diri kita berharga.


Soreang-Bandung, 22 Mei '15

0 komentar:

Post a Comment